SMPN 2 Madiun Akan Adakan MPLS Secara Daring

Bagikan

Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau yang biasa dikenal dengan sebutan MPLS merupakan salah satu kegiatan wajib sekolah menengah yang dilakukan di tahun ajaran baru. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan mengenalkan kepada siswa/i baru mengenai lingkungan sekolah. Namun karena Pandemi Covid-19 sedang melanda dunia saat ini, MPLS urung dilaksanakan secara tatap muka.

Untuk tahun ini, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Madiun berencana  mengadakan tetap mengadakan  MPLS namun secara daring. MPLS direncanakan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada tanggal 13 -15 Juli 2020.  Fitriyanti S, M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan mengatakan bahwa kegiatan  MPLS ini dilakukan secara daring untuk mematuhi instruksi dari pemerintah terkait kegiatan pembelajaran yang dilakukan di rumah akibat Pandemi Covid-19 yang sedang melanda saat ini.

” Kami dari pihak sekolah tetap mempunyai kewajiban untuk memberikan pengetahuan termasuk terkait lingkungan sekolah. Hanya untuk tahun ini akan kami laksanakan secara daring. Kita punya sumberdaya  untuk itu, jadi kita manfaatkan.” Kata Fitriyanti di sela-sela pelatihan pengelolaan e-learning kemarin (8/7).

Fitriyanti yang juga sebagai guru bahasa inggris mengatakan bahwa di website SMP 2 Madiun sudah ada fasilitas pembelajaran daring yang sudah lama dipersiapkan. Dan untuk memahami lagi pemanfaatan fitur tersebut maka diadakan pelatihan pengelolaan e-learning dengan fasilitator dari Relawan TIK Madiun yakni Yosep Rusfendi.

Fitriyanti menerangkan bahwa mayoritas persiapan ini sudah dikerjakan oleh pengurus OSIS, Pramuka dan UKS. ” Jadi prosesnya adalah siswa yang menjadi pengurus OSIS, Pramuka dan UKS membuat konten berupa video dan materi pembelajaran, kemudian kita unggah di Internet. Nanti unggahan itu kita masukan kedalam fitur e-learning yang ada di website SMPN 2 Madiun. Saat MPLS, siswa kelas VII sebagi siswa baru dapat mengakses materi tersebut. tidak harus pagi hari, boleh kapan saja. Di akhir kegiatan, kita akan siapkan tes sebagai cara pengujian apakah siswa tersebut memang menghadiri kegiatan MPLS secara daring ataukah tidak.” imbuh Fitriyanti.

 Sementara itu  Ketua OSIS SMP 2 Madiun , Aziza, saat di konfirmasi tentang kesiapan OSIS melaksanakan MPLS secara daring ini menegaskan bahwa rencana kegiatan daring ini merupakan kerja bersama banyak pihak. Dari para guru, Osis, UKS dan Pramuka. 

” Setidaknya sudah ada 50% kita menyiapkan banyak konten sesuai dengan arahan kepala sekolah dan guru pembimping.   Hampir setiap hari, kami dari OSIS, Pramuka dan UKS menyiapkan konten berupa video agar rencana pelaksanaan MPLS secara daring bisa terlaksana dengan lancar.  Andai ini sukses, akan menjadi pelajaran berharga dan kebanggaan tersendiri bagi kami, ” terang Aziza.

MPLS yang direncanakan secara daring ini merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan oleh pihak sekolah.  Sebagai pemenuhan kebutuhan pengetahuan tentang sekolah dan bagaimana proses pembelajaran bisa dilakukan di masa pandemi saat ini. (kwr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *